Entah apa yang membuatku hari ini merindukan Ayah.
Sepuluh tahun lebih Dia pergi meninggalkan dunia ini.
Teringat masa kecilku yang selalu bersamanya.
Dia yang paling menyayangiku di antara lima saudaraku.
Kemanapun dia prgi dan dan berjualan aku ikut serta.
Yahh ,,,, ayahku adalah seorang pedagan sayur dan buah.
Untuk menghidupi keluarga Dia berjuang tak kenal lelah.
aku tahu semua itu adalah pekerjaan yang tak mudah.
Lelah tak pernah kau rasakan,begitu sabar dan tak kenal menyerah.
Akupun selalu membantu pekerjaanya walau kadang harus disuruh.
Kau selalu tanamkan padaku agar hidup harus mandiri selalu optimis.
Kau tak pernah meminta bantuan orang lain walau saat itu kau memerlukanya.
Kau jalani hidup dengan penuh keikhlasan dan tawaqal.
Itulah yang membuatku kagum dengan sifatnya.
ayah.....
Kini setelah aku dewasa saat ku ingin membahagiankanmu.
Kau telah pergi untuk selama lamanya.
menyesal karena apa yang kau inginkan dariku belum sempat kuberikan.
Kau selau mengarapkan kebahagian dalam hidupku.
Ayah.....
Datanglah dalam mimpiku malam ini.Banyak sekali yang inigin kuceritakan padamu saat ini.
Ku ingin bercerita tentang kisah hidupku.
Kebahagiaan kesedihan dan semua yang aku rasakan saat ini.
Ayah...
Tahukah engkau saat ku tuliskan cerita ini
Mataku terus menitikan butiran bening tiada henti.
Ingin rasanya memelukmu saat ini
dan mencurahkan segala kesedihan dalam hati agar aku tetap tegar.
Ayah ....
Walau kini kau telah tiada
Sosokmu seolah selalu mengiringi langkahku.
Tak lupa selalu ku panjatkan Do'a.
Agar Kau selalu mendapatkan jalan terang disisiNYA.
Sabtu, 26 Maret 2011
Rinduku Pada Ayah
Diposting oleh Putri Tegal di 23.49Label: Curhat
Subscribe to:
Posting Komentar (Atom)





0 komentar:
Posting Komentar